Wabup Buka dan Hadiri Rapat Koordinasi

Kontribusi dari OPR. KIP KOMINFO_1, 02 Juli 2019 13:56, Dibaca 222 kali.

KUALA KAPUAS – Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Kapuas menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kabupaten Kapuas yang berlangsung di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Kapuas, Selasa (02/07/2019) pagi.

Rapat Koordinasi tersebut dilaksanakan guna menindaklanjuti kesimpulan dan kesepakatan Rapat Koordinasi Penetapan Status Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar belum lama ini yang mana salah satu kesimpulan pada rapat tersebut yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama-sama Pemerintah Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah berkomitmen secara bersama-sama untuk mewujudkan “Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap Tahun 2019”.

(Baca Juga : Promkes RSUD Kapuas Lakukan Penyuluhan Kesehatan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD))

Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kabupaten Kapuas tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor dan dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, perwakilan Balai SDPPI Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Satuan Perangkat Daerah, Camat, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan relawan serta para undangan yang hadir.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat yang dalam sambutannya disampaikan oleh Wakil Bupati Kapuas H M Nafiah Ibnor menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan dibeberapa wilayah di Indonesia telah menjadi isu nasional bahkan internasional akibat kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut. Oleh karena itu perlu kerjasama semua pihak yang terlibat baik Pemerintah, TNI/Polri, swasta dan masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas.

“Dengan datangnya awal musim kemarau yang berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geo Fisika (BMKG) dimulai dari bulan Juni tahun 2019 ini serta dengan adanya fenomena El-nino Moderat dari bulan April 2019 hingga bulan Oktober 2019, maka perlu menjadi perhatian bagi kita semua baik Pemerintah Daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat maupun perusahaan besar swasta yang berada di Kabupaten Kapuas untuk mencegah dan meminimalisir bencana kebakaran hutan dan lahan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk mewujudkan Kalteng bebas asap tahun 2019 diperlukan adanya langkah kongkrit yang harus dilakukan dengan mengedepankan upaya pencegahan melalui penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, serta mengarahkan seluruh kekuatan yang ada di tingkat kecamatan dan desa termasuk Camat, Lurah, Kepala desa, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Agama, Tokoh adat dan Tokoh masyarakat.

Sementara itu, dalam laporan yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Panahatan Sinaga menyebutkan bahwa potensi bencana diwilayah Kabupaten Kapuas dari tahun 2017-2019 diantaranya bencana kebakaran hutan dan lahan, banjir, cuaca ekstrim, kekeringan serta abrasi. Dia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi untuk total bencana yang terjadi pada tahun 2017 sebanyak 59 kejadian, pada tahun 2018 terdapat sebanyak 171 kejadian dan pada tahun periode 1 Januari sampai 30 Juni 2019 terdapat total kejadian bencana sebanyak 10.

Pada kesempatan itu juga Balai Pengendali Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan wilayah Kalimantan melalui perwakilannya menyampaikan terkait persoalan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan khususnya wilayah Kabupaten Kapuas  merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi kebakaran dilihat dari banyaknya titik rawan kebakaran. Oleh karena itu perlu adanya tindak pencegahan dengan cara sosialisasi serta pembuatan papan himbauan dan peringatan. (hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta