Sinergitas Penyajian Kesenian Tradisional

Kontribusi dari OPR. KIP KOMINFO_1, 03 September 2019 20:11, Dibaca 175 kali.

Oleh

Dr Rusma Noortyani MPd

(Baca Juga : Kompetensi Penunjang Tupoksi)

Dosen FKIP ULM/Ketua Yayasan Nur Amalia

Kesenian tradisional sebagai identitas kultural masyarakat pendukungnya yang berfungsi secara sosial dan ritual. Eksistensi kesenian tradisional di era globalisasi sekarang diharapkan dapat selaras dengan nilai-nilai masyarakat setempat. Kesenian trandisional ada dan berkembang berkaitan dengan makna, fungsi, dan kebudayaan yang melatarbelakangi masyarakat pendukungnya. Sejumlah aturan, norma serta bentuk ekspresi kesenian tradisional diwariskan ke generasi berikut melalui tradisi-tradisi untuk menopang dan mempertahankan kolektivitas sosial (Irianto, 2016).

Penyajian kesenian tradisional dipercaya masyarakat pendukungnya bukan sekadar sebagai hiburan yang menciptakan kegembiraan, melainkan menjadi media yang mampu memfasilitasi doa dan harapan masyarakat. Penyajian kesenian ini diselenggarakan di Kabupaten Kapuas bertempat di Taman Budaya Raja Bunu Jalan Tambun Bungai Kota Kuala Kapuas berupa acara Road Show Kesenian tahun 2019. Kegiatan tersebut mencerminkan sinergitas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten untuk saling bekerjasama, bahu membahu agar kesenian Kalimantan Tengah tetap lestari dan tumbuh serta berkembang di seluruh kabupaten/kota.

Saat pelaksanaan kegiatan Road Show Kesenian tahun 2019 Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan bagian dari pelestarian, pengembangan, dan pemasaran seni serta budaya khususnya di Kabupaten Kapuas. Secara fungsional hal ini merupakan bentuk strategi adaptif masyarakat pendukung dalam mempertahankan dan melestarikan kesenian tradisional. Untuk itu diperlukan strategi kreatif dan inovatif melestarikan nilai-nilai terkandung dari kesenian tradisional yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal.

Kearifan lokal merupakan salah satu cara memperkuat identitas kultural suatu masyarakat (Panjaitan & Sundawa, 2016). Kearifan lokal akan tetap bertahan apabila masyarakat tetap mempertahankan serta melaksanakan pandangan, aturan, nilai, norma yang ada. Perkembangan budaya ditengah perkembangan digitalisasi kadang membuat kearifan lokal semakin dilupakan oleh masyarakat. Kearifan lokal ada dengan proses yang sangat panjang dan memiliki nilai-nilai leluhur yang ada didalamnya dengan adanya kebudayaan sebagai bukti konkrit. Namun, semakin lama budaya hanya digunakan sebagai suatu benda ataupun simbol tanpa memiliki artian penting lagi. Fakta tersebut membuat nilai kearifan lokal yang terkandung dalam kebudayaan semakin terlupakan oleh generasi berikutnya yang hanya mementingkan suatu perkembangan tanpa melihat kebudayaan maupun kearifan lokal. Dengan gambaran seperti ini Bupati Kapuas dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Disbudpora Kabupaten Kapuas menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya Kabupaten Kapuas untuk bersama-sama bergandengan tangan menjunjung tinggi budaya handep atau gotong royong, bahaga menjaga adat dan budaya sebagai warisan panatau nenek moyang.

Keberadaan kesenian tradisional disikapi sebagai ekspresi dan identitas kultural sekaligus berbasis kearifan dan keunikan lokal sutau masyarakat (Irianto, 2015). Kesenian tradisional dipandang sebagai salah satu media yang mampu melegitimasi keberadaan dan mempertahankan identitas masyarakat. Bentuk pemertahanan kesenian berupa Road Show Kesenian menampilkan kesenian tari, baik dari Kota Palangka Raya maupun Kabupaten Kapuas, yaitu penampilan dari Sanggar Tari Kahanjak Huang, Tuango Wahyu Budoyo, Tingang Menteng Pahujung Tarung, Penyang Hinje Simpei, Tari Bali, Tatau Budaya dan juga penyanyi dari Kapuas serta penampilan Dekade Band di bawah naungan DKD Kapuas. Penampilan kesenian yang memukau dan sebagai wujud perhatian serius terhadap kearifan lokal dan budaya Kalimantan Tengah. (syat)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta