Karakteristik Pendidikan Inklusif

Kontribusi dari OPR. KIP KOMINFO_1, 09 September 2019 07:43, Dibaca 208 kali.

Oleh

Dr Rusma Noortyani MPd

(Baca Juga : Disarpustaka Kapuas Sambang Buku BAJENTA di MIN 4 Kapuas)

Dosen FKIP ULM/Ketua Yayasan Nur Amalia

 


Pendidikan untuk semua berarti pendidikan yang ramah untuk semua dengan pendekatan pendidikan yang berusaha menjangkau semua siswa tanpa terkecuali. Semua siswa memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari pendidikan. Hak dan kesempatan itu tidak dibedakan oleh keragaman karakteristik individu secara fisik, mental, sosial, emosional, dan bahkan status sosial ekonomi.

Akses pemerataan yang berkualitas dan terbuka serta ramah terhadap pembelajaran dengan mengedepankan tindakan menghargai dan merangkul perbedaan berupa penyelenggaraan pendidikan inklusif sudah dilaksanakan di SMP Negeri 4 Selat Kabupaten Kapuas. Pendidikan inklusif sebagai pendidikan yang ramah untuk semua anak dengan sistem layanan pendidikan yang mensyaratkan anak berkebutuhan khusus belajar di sekolah-sekolah terdekat di kelas biasa bersama teman-teman seusianya. 

Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif merupakan sekolah yang menampung semua siswa di kelas yang sama. Sekolah tersebut menyediakan program pendidikan yang layak, tetapi disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa maupun bantuan dan dukungan yang dapat diberikan oleh para guru agar anak-anak berhasil (Stainback, 1980). Di dalam sekolah inklusif setiap siswa sesuai dengan kebutuhan khususnya diusahakan dapat dilayani secara optimal. Selain itu juga melakukan berbagai modifikasi dan/atau penyesuaian mulai dari kurikulum, sarana prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan, sistem pembelajaran sampai pada sistem penilaiannya.

Semangat penyelenggaraan pendidikan inklusif dengan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan sesuai dengan kebutuhan individu siswa tersebut tanpa diskriminasi. Pendidikan inklusif mensyaratkan pihak sekolah yang harus menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan individu peserta didik, bukan peserta didik yang menyesuaikan dengan sistem persekolahan.

Guru pada sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dituntut melibatkan orang tua secara bermakna dalam proses pendidikan. Karakteristik dalam pendidikan inklusi tergabung dalam beberapa hal seperti hubungan ramah dan hangat. Guru selalu berada di dekat siswa dengan wajah terarah pada anak dan tersenyum. Karakteristik selanjutnya yakni pengaturan tempat duduk bervariasi, seperti duduk berkelompok di lantai membentuk lingkaran atau duduk di bangku bersama-sama, sehingga mereka dapat melihat satu sama lain. Guru menyusun rencana harian dengan melibatkan anak, seperti meminta siswa membawa media belajar yang murah dan mudah didapat ke dalam kelas untuk dimanfaatkan dalam pelajaran tertentu. Materi belajar dengan berbagai bahan yang bervariasi untuk semua mata pelajaran yang disampaikan guru, misalnya pembelajaran matematika disampaikan melalui kegiatan yang lebih menarik, menantang, dan menyenangkan. Ada juga bermain peran menggunakan poster dan wayang untuk pelajaran bahasa. Karakteristik terakhir yakni evaluasi penilaian, observasi, portofolio, yakni karya anak dalam kurun waktu tertentu dikumpulkan dan dinilai (Marthan, 2007).

Keuntungan dari pendidikan inklusif, baik siswa berkebutuhan khusus maupun siswa biasa dapat saling berinteraksi secara wajar sesuai dan kebutuhan pendidikannya dapat terpenuhi sesuai potensinya masing-masing. Konsekuensi penyelenggaraan pendidikan inklusif menuntut pihak sekolah melakukan berbagai perubahan, mulai cara pandang, sikap, sampai pada proses pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan individual. Dengan demikian proses identifikasi dan asesmen yang akurat perlu dilakukan oleh tenaga yang terlatih dan atau profesional di bidangnya untuk dapat menyusun program pendidikan inklusif yang sesuai dan objektif. (syat)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta