Pentingnya Mencuci Tangan Yang Benar Sebagai Pencegahan Infeksi

Kontribusi dari RSUD KAPUAS, 27 Februari 2020 09:00, Dibaca 208 kali.

KUALA KAPUAS - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kapuas melakukan penyuluhan kesehatan tentang Pentingnya Mencuci Tangan Yang Benar Sebagai Pencegahan Infeksi, yang pada kesempatan itu disampaikan langsung oleh dr. Puspa Negara, selaku Dokter Internsip yang bertugas di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, beserta tim PKRS, yang mana penyuluhan kesehatan tersebut merupakan kegiatan rutin Promosi Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS), Kamis (27/02) lalu.

Dijelaskan Puspa, menurut WHO Mencuci tangan adalah proses yang secara mekanis melepaskan kotoran dan kuman dari kulit tangan dengan menggunakan sabun dan air. Tujuannya yaitu Menjaga Kebersihan diri, Mencegah infeksi, dan Sebagai pelindung diri. Manfaatnya antara lain Untuk menghindarkan penularan penyakit melalui tangan (makanan), Untuk menjaga kebersihan diri (perorangan), Untuk membuat tubuh kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit nosokomial, dan Supaya tidak menjadi agen penular bibit penyakit kepada orang lain.

(Baca Juga : RSUD Lakukan Penyuluhan Tentang Donor Darah)

Jenis cuci tangan ada dua, antara lain (Cuci Tangan Basah), yaitu mencuci tangan dengan air bersih  dan menggunakan sabun cair. Bila kontak dengan bahan infeksius (misal terkontaminasi langsung dengan cairan tubuh pasien, kotoran , sampah medis, dll)  mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun harus dilakukan. Selanjutnya (Cuci Tangan Kering), yaitu mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer / hand rub sejenis cairan berbahan dasar alkohol plus gliserin sebagai pelembut. Hand rub antiseptik tidak menghilangkan kotoran atau zat organik, sehingga jika tangan kotor harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Alkohol handrub merupakan fasilitas cuci tangan tidak adekuat yang cepat dan aman untuk menurunkan jumlah bakteri gram negative di tangan seperti E.coli.

Waktu mencuci tangan yang tepat untuk di lakukan di Rumah Sakit adalah Mencuci tangan sebelum menyentuh pasien, Mencuci tangan setelah menyentuh pasien, Mencuci tangan setelah terkena cairan tubuh pasien, Mencuci tangan setelah berada di lingkungan pasien, serta Sebelum dan Sesudah Melakukan tindakan invansif ( melakukan injeksi intravena, memasang infuse, memberikan obat). Selain di Rumah Sakit kegiatan cuci tangan perlu dilakukan di Rumah apabila Sebelum makan dan setelah makan, Sebelum dan sesudah mengolah makanan, Setelah BAB dan BAK, Setelah kontak dengan orang batuk atau bersin, Saat akan memasak, dan Saat memegang anak.

"Persiapan mencuci tangan ada dua yaitu Cuci tangan basah dilakukan dengan cara basahi tangan dengan mengalir yang bersih, tuangkan 3 – 5cc sabun cair untuk menyabuni seluruh permukaan tangan. Cuci tangan kering dilakukan dengan 6 langkah, yaitu tuangkan handrub ke permukaan telapak tangan kira – kira 1 sendok teh dan ratakan sabun dengan kedua telapak tangan, Gosok punggung dan sela – sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya, Gosok kedua telapak dan sela – sela jari, Jari – jari sisi dalam dari kedua tangan saling mencuci, Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan sebaliknya, dan Gosok dengan memutar ujung jari - jari di telapak kanan kiri dan sebaliknya. Setelah melakukan 6 langkah mencuci tangan yaitu cuci tangan basah maka keringkan dengan tissue gosokan secara teliti sampai tangan benar – benar kering," pungkasnya. (RSUD/Hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta