Ben Jadi Irup Apel Gabungan Gelar Pasukan

Kontribusi dari EDITOR SIBER_2, 17 Juni 2020 15:58, Dibaca 668 kali.

KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk bersinergi bersama dalam menghadapi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Gabungan Gelar Pasukan dan Peralatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas beserta instansi terkait (TNI/Polri, Manggala Agni dan Relawan) dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tahun 2020 di Kabupaten Kapuas.

Apel gabungan yang digelar di Stadion Olah Raga Panunjung Tarung Jalan Maluku Kuala Kapuas, Rabu (17/6/2020) pagi tersebut bertujuan guna menyamakan langkah dan menyatukan tekad untuk saling bahu membahu dalam kesiapsiagaan peralatan dan sarana prasarana.

(Baca Juga : Ben Ucapkan Terima Kasih Atas Jasa Guru)

Dalam kesempatan itu, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat membacakan amanah Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah yang isinya menerangkan bahwa pada tahun 2019, Provinsi Kalimantan Tengah mengalami kebakaran lahan yang sangat besar, dimana penyebab kebakaran hutan dan lahan dapat terjadi karena dua faktor diantaranya faktor alam mulai dari musim kering hingga kondisi tanaman yang mudah terbakar dan juga faktor manusia yang disebabkan kelalaian maupun kesengajaan.

Masih dalam kesempatan tersebut, Ben menjelaskan beberapa upaya yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan Karhutla diantaranya seperti pemetaan wilayah hutan dan lahan yang memiliki titik api besar, simulasi dan latihan pemadaman api menggunakan alat sederhana, penyuluhan kepada masyarakat dan juga patroli rutin di berbagai titik yang rawan terjadi kebakaran.

“Dalam pencegahan Karhutla di Kabupaten Kapuas, kita telah membangun posko-posko mulai dari tingkat Desa, Kecamatan sampai dengan Kabupaten yang melibatkan masyarakat sekitar. Jadi masing-masing wilayah sudah memiliki tanggung jawabnya dalam mencegah Karhulta tersebut,” ucap Ben.

Ben pun mengungkapkan berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah bahwa mulai periode Januari 2020 sampai saat ini terdapat 104 titik hot spot di 12 Kecamatan dengan  luasan lahan yang terbakar seluas 0.5 hektar. Untuk itu diperlukan komitmen bersama agar wilayah Kabupaten Kapuas terhindar dari bencana karhutla tersebut.

“Pada tahun 2019, titik api yang ada di Kabupaten Kapuas telah berkurang sebanyak 60 persen dari tahun 2018, dimana hal itu merupakan sesuatu yang bagus sebab telah mengurangi bencana kebakaran lahan yang ada di Kabupaten Kapuas,” ungkap Ben Brahim

Kemudian, bagi petugas yang menjaga posko Karhutla, baik di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten, Bupati Kapuas tersebut berpesan agar selalu semangat dalam bekerja serta melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing sesuai apa yang telah diberikan oleh Pimpinan.

“Saya instruksikan kepada Camat dan seluruh jajarannya untuk membentuk posko-posko Karhutla yang berfungsi juga sebagai Posko Covid 19, mulai dari Desa sampai Kecamatan, untuk bersama-sama melakukan edukasi dan pemahaman  kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla,” pungkasnya. (hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta