Zoom Meeting Refresh Skrining Katarak Dengan Seluruh Dokter Puskesmas

Kontribusi dari DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAPUAS, 13 Oktober 2020 14:25, Dibaca 204 kali.

KUALA KAPUAS - Dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia, yang diperingati setiap tahun pada bulan Oktober dengan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata serta mengkampanyekan pentingnya mencegah gangguan penglihatan, agar seluruh masyarakat mendukung gerakan peduli kesehatan mata dan penglihatan sehat serta terhindar dari severity and disability untuk mewujudkan SDM unggul, juga sebagai bentuk dukungan dan komitmen dalam menurunkan prevalensi gangguan penglihatan di Indonesia.

Tahun 2020 peringatan Hari Penglihatan Sedunia di Indonesia mengambil tema Mata Sehat Indonesia Maju. Dengan peringatan ini dapat terjadi peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan penglihatan melalui kolaborasi terintegrasi antara pemerintah dan masyarakat dalam berkontribusi mengendalikan faktor risiko gangguan penglihatan yang dapat dicegah sekaligus menurunkan risiko kebutaan.

(Baca Juga : Dinas PUPRPKP Kapuas Adakan Sosialisasi Bantuan Rumah Swadaya TA 2018 )

Untuk ikut berkontribusi dalam memperingati Hari Penglihatan Sedunia, walaupun masih dalam masa pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) bekerja sama dengan Klinik Mata Tambun Bungai Palangkaraya, melaksanakan Pertemuan Refresh Skrining Katarak dengan menggunakan zoom meeting yang mengundang seluruh dokter puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Pertemuan ini dihadiri oleh dokter spesialis mata, dr. Rosmaryati Manalu, SpM dan dr. Grace Farinthska N. Suleman, SpM sebagai narasumber.

Kepala Dinas Kesehatan Apendi, SKM, MM menyampaikan Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan konsen untuk melakukan pencegahan kebutaan akibat katarak dengan Langkah awal yang dilakukan adalah dengan melakukan skrining.

Untuk skrining ini selain dilakukan di fasilitas kesehatan, diharapkan juga kepada seluruh puskesmas untuk jemput bola melakukan skrining ke rumah penderita melalui kegiatan ‘KETUPAT KUNING’ berintegrasi dengan PIS PK atau kegiatan puskesmas lainnya. “Untuk penderita yang sudah terjaring diupayakan penanganan segera dengan pengobatan atau apabila diperlukan akan dilakukan operasi,” ucap Apendi.

Menurut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Hj. Tri Setyautami, MPHM, Pertemuan Refresh Skrining Katarak ini sangat penting dilaksanakan untuk memperbaharui pengetahuan yang sudah didapat oleh para dokter dan memberikan informasi perkembangan terbaru terkait katarak. Untuk melakukan tindak lanjut pada seorang penderita katarak banyak hal yang harus dilihat, selain penilaian kondisi katarak itu sendiri juga kondisi penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes melitus yang harus terkontrol.

Dari hasil skiring yang dilakukan 19 puskesmas pada tahun 2019 terdapat 211 orang penderita katarak, dan tahun 2020 ini sedang dilakukan update data oleh seluruh Puskesmas. Untuk kegiatan operasi Dinas Kesehatan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Pada tahun 2018 bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (dioperasi 26 orang). Tahun 2019 rencananya bekerja sama dengan POLRES namun karena ada kendala sehingga tertunda dan pada tanggal 25 Oktober 2020, rencananya akan dilakukan operasi terhadap 50 orang pasien bekerjasama dengan PERDAMI dan Kapal Kemanusiaan 07  AMCF. (Dinkes-Kps/hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta