Wabup Hadiri Acara Diskusi Hukum Pengadilan Agama Se-Kalimantan Tengah

Kontribusi dari EDITOR SIBER_2, 13 Desember 2020 08:51, Dibaca 217 kali.

 

KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor hadiri acara pembukaan diskusi hukum Pengadilan Agama se-Kalimantan Tengah (Wilayah Timur), Pembinaan Teknis Administrasi dan Persidangan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya, bertempat di Ballroom Permata Inn Kuala Kapuas, Kamis (10/12/2020) malam.

(Baca Juga : Dukung Pertahankan Piala Adipura, Warga Panamas Bergotong-Royong)

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah H Samparaja, seluruh Ketua Pengadilan Agama se-Kalimantan Tengah (Wilayah Timur) dan para tamu undangan.

Kabupaten Kapuas terpilih sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan diskusi hukum Pengadilan Agama se-Kalimantan Tengah (Wilayah Timur), serta kegiatan pembinaan teknis administrasi dan persidangan oleh Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kapuas mengatakan Kabupaten Kapuas merupakan salah satu Kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan sebaran etnografi masyarakatnya lebih dari 77% beragama Islam. Tentu saja hal itu akan sangat berkaitan erat dengan lembaga peradilan agama sebagai lembaga peradilan yang berwenang mengadili dan menyelesaikan perkara-perkara antara orang-orang Islam dalam bidang perdata Islam, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Seperti yang kita tahu Lembaga Peradilan merupakan lembaga yang berwenang untuk menjawab keresahan dan kegelisahan masyarakat yang menginginkan keadilan atas hak haknya. oleh sebab itu, Lembaga Peradilan beserta hakim dan aparatur didalamnya, tentulah merupakan orang-orang yang memiliki intelektualitas tinggi dan integritas yang tidak diragukan lagi,” ungkap Nafiah.

Sebab lanjut dia, dengan intelektualitas yang tinggi dan integritas tersebutlah, masyarakat dapat merasa puas atas hasil dari perjuangannya untuk memperoleh keadilan. Disisi lain, perkembangan kondisi budaya masyarakat dalam banyak hal, mengakibatkan adanya dinamika sengketa yang berpotensi muncul di tengah-tengah masyarakat.

“Kondisi yang demikian itu, membutuhkan adanya perkembangan mekanisme penyelesaian perkara melalui lembaga peradilan agama, agar putusan-putusan yang dihasilkan oleh hakim-hakim di peradilan agama, dapat menyelesaikan sengketa di antara masyarakat tanpa menimbulkan permasalahan yang baru,” tambahnya.

Masih dalam sambutannya, Nafiah menjelaskan hal tersebut sesuai dengan motto Kabupaten Kapuas, Tingang Menteng Panunjung Tarung, yang bermakna tekad bersama berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat martabat mengangkat secara harkat dan berkelanjutan seluruh komponen masyarakat. Disamping pemerintah daerah, tentu lembaga peradilan, termasuk juga peradilan agama, merupakan unsur komponen yang dapat mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Saya menyambut baik adanya kegiatan diskusi hukum yang dilaksanakan oleh Hakim-Hakim Pengadilan Agama se-Kalimantan Tengah, serta kegiatan pembinaan teknis administrasi dan persidangan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Untuk itu dirinya juga berharap, dengan adanya kegiatan ini, dapat berdampak positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kapuas. Sebab hal ini dipandang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas aparatur peradilan. “Agar benar-benar dapat memenuhi rasa keadilan di masyarakat, sebagaimana adagium terkenal di dalam dunia hukum, fiat justitia ruat caelum, tegakkanlah keadilan walaupun langit akan runtuh,” pungkas Nafiah. (hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta