Wabup Ikuti RUPS Tahunan PT. Jamkrida Kalteng Tahun Buku 2019 Secara Virtual

Kontribusi dari EDITOR SIBER_2, 07 Januari 2021 10:50, Dibaca 137 kali.

 

KUALA KAPUAS  – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat diwakili Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT. Jamkrida Kalteng Tahun Buku 2019, secara virtual melalui Video Conference bersama Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran dan PT Jamkrida Kalteng serta Bupati/Wali Kota se Kalteng, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Rabu (6/1/2021) siang.

(Baca Juga : Sumur Bor Sebagai Salah Satu Akses Air Bersih)

Dalam arahannya Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyampaikan sesuai Anggaran Dasar (AD) PT. Jamkrida Kalteng sebagaimana Akta Notaris Nomor 09 tanggal 02 April 2014 yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia (RI) pada Tahun 2014 modal dasar Perseroan adalah sebesar Rp.100.510.000.000,-. Dengan memperhatikan Peraturan OJK tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Lembaga Penjaminan pasal 7 ayat (2) point a yakni Jumlah modal disetor Perusahaan Penjaminan dan Perusahaan Penjaminan Syariah ditetapkan paling sedikit Rp.100.000.000.000,- untuk lingkup nasional.

Sesuai dengan laporan Pengurus PT. Jamkrida Kalteng, jumlah setoran masuk dari seluruh Pemegang Saham sampai saat pelaksanaan RUPS tanggal 06 Januari 2021 ini adalah sebesar Rp. 86.510.000.000. Lebih lanjut Gubernur menyampaikan memperhatikan Nota Kesepakatan Bersama Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se- Kalteng tanggal 20 Mei 2013 bahwa masing-masing Kabupaten/Kota akan menyertakan modal ke PT. Jamkrida Kalteng sesuai besaran yang telah disepakati. “Namun sampai hari ini masih terdapat beberapa Kabupaten yang belum memenuhi kesepakatan dimaksud”, ungkapnya.

Dirinya berharap kepada Kepala Daerah yang belum memenuhinya, agar dapat segera merealisasikan komitmen penyertaan modal tersebut agar Modal yang disepakati bisa terpenuhi sebesar Rp.100.510.000.000,-. “Sehingga bisnis PT. Jamkrida Kalteng bisa berskala Nasional dan gearing ratio penjaminan yang semakin besar”, tambahnya.

Gubernur juga berpesan untuk PT. Jamkrida Kalteng agar bisa mempertahankan prestasi yang diperoleh pada tahun 2019. “Agar tetap dipertahankan dan jangan membuat kita jadi puas diri, tetapi tetap menjadi acuan keberhasilan untuk tahun-tahun berikutnya”, tambahnya.

Diketahui, OJK memasukkan Jamkrida sebagai 1 diantara 6 industri keuangan di Indonesia yang secara spesifik diposisikan sebagai lembaga jasa keuangan yang khusus dibentuk dan didirikan untuk melaksanakan tugas dan fungsi secara khusus, umumnya berkaitan dengan upaya mendukung program Pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Jamkrida memiliki peran strategis sebagai industri penjaminan dalam turut serta dalam pembangunan, mengingat peranannya membantu UMKM dalam rangka mengakses pendanaan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Selain itu, PT. Bank Kalteng dan PT. Jamkrida Kalteng merupakan BUMD Kalteng harus mampu bersinergi dimana kepada Bank Kalteng diminta agar kredit yang disalurkan, penjaminan kreditnya dijamin oleh PT. Jamkrida Kalteng. Sehingga diharapkan kedua BUMD ini dapat berkembang dan mampu ikut meningkatkan perekonomian di Provinsi Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor mengikuti kegiatan dengan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Salman, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Disperindagkop UMK)  Kabupaten Kapuas, Batu Panahan. (hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta