Progres Realisasi Olah Tanah Kawasan Food Estate Telah Capai 18 Ribu Hektar

Kontribusi dari EDITOR SIBER_2, 07 Januari 2021 10:51, Dibaca 183 kali.

KUALA KAPUAS – Pada awal tahun 2021 ini, progres realisasi olah tanah di kawasan Food Estate yang berada di Kabupaten Kapuas telah mencapai 18 ribu hektar dari total 20 ribu hektar yang telah direncanakan. Sedangkan untuk progres realisasi tanam yang tersebar di 11 Kecamatan, telah mencapai 9.334,40 hektar.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kapuas, Aswan mengatakan untuk program nasional Food Estate di Kalimantan Tengah, total luas wilayah yang dijadikan kawasan ketahanan pangan ini seluas 30 ribu hektar, yang tersebar di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Kapuas seluas 20 ribu hektar dan 10 ribu hektar sisanya berada di Kabupaten Pulang Pisau.

(Baca Juga : Pengadilan Negeri Kapuas Jalin Sinegritas)

“Untuk di Kabupaten Kapuas sendiri, 20 ribu hektar ini tersebar di beberapa kecamatan dan progres sampai hari ini bahwa realisasi olah tanah yaitu sekitar 18.928,22 hektar dengan yang masih dalam proses penyelesaian, dalam hal ini belum olah tanah tersisa 1.071,79 hektar,” terang Aswan diruang kerjanya, Rabu (7/1/2021)

Lanjutnya, guna mendukung penuh program ini, Dinas Pertanian Kapuas terus melakukan pembinaan kepada para petani untuk memperkuat penyuluh lapangan, tentang bagaimana memberi semangat kepada petani agar mendukung program ini dan berusaha untuk menanam padi unggul.

“Harapan kita para petani dapat diberikan pemahaman mengenai hal ini, sebab selama ini para petani memang masih belum familiar dengan padi unggul. Kemudian kita juga terus melakukan pemantauan dilapangan agar para kelompok tani dapat berperan karena program ini saya kira luar biasa,” ungkapnya.

Masih menurut Aswan, terdapat empat hal penting dalam program ini, pertama berkaitan dengan bagaimana pengembangan berbagai komuditas, baik itu pertanian, pangan, holtikultura, peternakan dan beberapa komuditas lainnya. Kemudian lagi adalah bagaimana memanfaatkan mekanisasi pertanian, terutama menggunakan alat mesin pertanian secara maksimal untuk meningkatkan hasil produksi.

“Yang ketiga adalah bagaimana meningkatkan peran Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini para petani, karena selain meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga meningkatkan olahan hasil pertanian itu. Sedangkan hal penting lainnya berkaitan dengan industri pengolahan, sebab konsep Food Estate ini memang cukup bagus karena diharapkan setelah panen nanti, mungkin langsung ada proses pengepakan,” ujarnya.

Terkait persiapan tanam perdana yang rencananya akan dilakukan oleh Presiden RI nantinya, Aswan menuturkan dari 400 hektar yang akan dilakukan tanam perdana, 200 hektar sudah siap tanam dan 200 hektar sisanya masih dalam proses pengerjaan. “Kendala kita dilapangan kenapa tidak bisa sesuai terget 400 hektar ini, sebab alat Hand Traktornya dulu masih minim, namun sekarang sudah ada bantuan sehingga sudah tersedia 30 alat Hand Traktor,” pungkasnya. (hmskmf)

 

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta