Bersama Polres dan TNI, Satpol PP Lakukan Pengawasan Prokes Covid-19

Kontribusi dari SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN KAPUAS, 18 Januari 2021 07:26, Dibaca 581 kali.

KUALA KAPUAS - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas bersama Kodim 1011/Klk Kapuas dan Polres Kapuas kembali lakukan razia gabungan Pengawasan Protokol Kesehatan (16/1/2021) kemarin.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas Syahripin mengatakan razia gabungan ini akan terus dilakukan karena masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan tidak mengunakan masker dan membuat kerumunan.

(Baca Juga : Dukcapil Kapuas Jemput Bola Perekaman KTP Elektornik Bagi Lansia)

“Langkah ini kita ambil untuk menertibkan masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan. Untuk sasaran razia gabungan Satpol PP dan Damkar bersama TNI dan Polri pada hari sabtu malam. Hari Minggu mendatangi beberapa Cafe dan warung makan,” katanya.

Ia mengungkapkan, razia gabungan melakukan penertiban kepada warga yang berkerumun di Café dan warung makan. Dari hasil kegiatan itu,lanjut dia, hampir sema café dan warung makan petugas menemukan pengunjung yang cukup ramai dengan tidak menerapkan protokol kesehatan, terutama dalam menjaga jarak, sehingga langsung dilakukan penertiban.

Penertiban ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sesuai Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). “Bila ditemukan kembali café dan warung makan yang tidak melaksanakan protokol kesehatan akan diberikan sanksi sampai dengan penyegelan tempat usahanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Ricky Adi Saputra, S.STP.MM mengatakan untuk sementara ini pihaknya hanya mendata dan memanggil pemilik usaha untuk menandatangani surat pernyataan agar mematuhi Perbup yang sudah ditetapkan.

Pada intinya, pihaknya tidak melarang masyarakat untuk beraktivitas, termasuk masyarakat yang berusaha. Namun karena saat ini dalam musim pandemi ini pihaknya berusaha menyelaraskan kepentingan masyarakat yakni pengusaha bisa berusaha dengan baik, dan peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan juga wajib di taati.

“Oleh karena itu razia gabungan SatPol PP dan Damkar bersama TNI/POLRI dalam hal ini terpaksa memberikan sanksi pembinaan sampai dengan membubarkan kerumunan pengunjung, serta pemilik atau pengola dipanggil untuk dibina dan diproses lebih lanjut," katanya.

Lebih lanjut, Ricky menerangkan, pihaknya masih mendapati pengunjung cafe dan warung makan yang tidak mengunakan masker dan dari 11 cafe dan satu warung makan hanya satu cafe yang sudah melaksanakan protokol kesehatan. “Kita berusaha mengedepankan kepentingan masyarakat, dalam hal ini pengusaha tanpa mengesampingkan peraturan yang ada,” ucapnya.

Selain itu, ia menekankan, Razia gabungan SatPol PP dan Damkar bersama TNI/Polri yang dilakukan untuk penertiban bukanlah upaya untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Pihaknya akan lakukan pemantauan dan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat serta monitoring dan evaluasi dan akan dilanjutkan dengan razia sehingga penerapan protokol kesehatan di masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan yang justru akan menimbulkan cluster baru.

“Kami menghimbau untuk mengatur dan menerapkan protokol kesehatan di tempat usaha dengan memperhatikan kapasitas tempat usahanya, sehingga dalam pelaksanaannya mampu mendukung pencegahan penularan Covid-19,” harapnya. (SatpolPP/hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta