Raih Adipura Dengan Filosofi Huma Betang

Kontribusi dari ADMIN SIBER, 15 Oktober 2018 13:20, Dibaca 607 kali.

oleh:

Dr. Rusma Noortyani, M.Pd    (Dosen FKIP ULM/Ketua Yayasan Nur Amalia)

(Baca Juga : Pemkab Siap Sukseskan Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Kapuas)

 

Hal kecil sebagai tangga menuju besar. Inilah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kapuas dibawah kepemimpinan Ir Ben Brahim S Bahat MM MT dalam meraih adipura di kota Kuala Kapuas. Gerakan dimulai dengan membenahi perilaku masyarakat setempat menuju lebih peduli kebersihan lingkungan. Langkah yang dilakukan dengan memberi kesadaran kepada masyarakat pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar sebagai bagian dari hidup berkualitas. Kesadaran adalah proses yang diawali dengan adanya rasa memiliki lingkungan sekitar akan memicu rasa tanggung jawab. Kesadaran ini akan terwujud dalam bentuk tindakan. Semakin awal diberikan pemahaman diharapkan akan semakin dalam tertanam nilai-nilai kebaikan pentingnya menjaga kebersihan.

Filosofi huma betang suku Dayak sangat tepat dalam meraih adipura. Huma betang adalah rumah adat masyarakat Kalimantan Tengah. Rumah yang dibangun dengan cara gorong royong ini berukuran besar dengan panjang mencapai 30-150 meter dan lebar 10-30 meter. Selain berfungsi sebagai rumah adat, huma betang memiliki filosofi kehidupan yang sangat dalam dan mendasar bagi etnik Dayak. Filosofi inilah yang harus diwarisi masyarakat. Sikap kebersamaan, gotong royong, etos kerja, dan toleran yang tinggi untuk bersama-sama mengelola tempat tinggal. Keterlibatan masyarakat dalam program meraih adipura adalah keharusan terutama membangun kesadaran dalam berperilaku tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga dan memelihara keberhasilan lingkungan.

Adipura sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura sebagai salah satu lambang kesuksesan yang menjadi dambaan setiap daerah. Program adipura adalah salah satu program yang dirancang oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu pemerintah daerah baik kota, kabupaten, maupun provinsi untuk meningkatkan kemampuan dalam hal pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya dalam rangka mencapai Tata Praja Lingkungan. Adipura dilaksanakan setiap tahun sejak 1986. Namun, sempat terhenti di awal era reformasi yaitu 1998. Program adipura kembali dicanangkan 5 Juni 2002 sampai dengan sekarang.

Perjalanan 1000 km dimulai dari selangkah kaki. Prestasi besar bagi kota Kuala Kapuas sebagai Kota AIR “Aman, Indah dan Ramah” telah mendapatkan adipura. Kebersihan dalam kota Kuala Kapuas di puluhan titik pantau penilaian adipura sudah dilakukan. Monumen untuk pengukuhan bahwa kota tersebut sudah mendapat anugerah Adipura tahun 2017.  Keberadaan monumen ini sebagai motivasi agar mempertahankan piala tersebut tahun 2018. Adipura mempunyai tujuan mulia untuk mendorong dan menguatkan serta membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan sebuah kota. Adipura sebagai  keberhasilan dan kebanggaan yang terkait dengan kebersihan dan keteduhan kota yang merupakan dambaan masyarakat Kapuas. Kepala daerah berlomba-lomba untuk meraih gelar kota terbersih dan mempertahankan sampai dapat memperoleh gelar adipura.

Perbuatan lebih bermakna daripada seribu kata. Masyarakat dapat diberikan tugas untuk menanam pohon, membawa bibit pohon untuk ditanam. Masyarakat lebih mudah disadarkan jika ada contoh yang bisa menjadi panutan. Program  menjaga kebersihan dan keteduhan kota bisa dikomunikasikan secara intensif kepada masyarakat. Kebersihan kota terjaga setiap hari dapat diasumsikan sepanjang waktu. Tekad yang sangat kuat dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah melalui perubahan perilaku dan budaya masyarakat. Adipura bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang telah bekerja keras membersihkan, mempercantik, dan membangun kota. Hasil kerja keras para ujung tombak pekerja kebersihan telah mengantarkan Kota Kuala Kapuas meraih Piala Adipura. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta lebih peduli akan lingkungan akan mudah tercipta dan menjadi tanggung jawab bersama (syatkmf) 

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta