Sabtu, 28 Januari 2023 Login
IMG-LOGO
Sekilas Info :
Ada Masalah Tentang Pembangunan & Pelayanan Publik Kapuas...! Silakan LAPOR Via SMS ke 1708 (ketik KAPUAS (spasi) Isi Aduan kirim ke 1708. Selamat Datang di Website SIBER (Sistem Informasi Berita Terintegrasi)
Kesehatan

Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Pada Pasien Geriatri Kepada Pengunjung di RSUD Kapuas

by RSUD KAPUAS - 2023-01-19 10:15:23 257 Dibaca
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Pada Pasien Geriatri Kepada Pengunjung di RSUD Kapuas para pasien dan keluarga yang mendegarkan penyuluhan
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Pada Pasien Geriatri Kepada Pengunjung di RSUD Kapuas bersama tim poka PAP dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit

KUALA KAPUAS - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui Pokja Pelayanan Asuhan Pasien (PAP) dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang penyakit bagi pasien geriatri kepada para pengunjung di ruang tunggu Poliklinik Rawat Jalan (Paviliun) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai No.16, Kabupaten Kapuas, yang mana pada kesempatan kali ini memberikan informasi dan edukasi dari narasumber yakni dr. I D A Swasty Rahadiyani, Sp.PD dan didampingi Syarwani, S.Kep, Ns pada Kamis, 19 Januari 2023.

dr. I D A Swasty Rahadiyani, Sp.PD memberikan penyuluhan kesehatan di ruang tunggu pasien

Pada kesempatan ini, dr. I D A Swasty Rahadiyani, Sp.PD yang bertugas sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, memberikan edukasi tentang OSTEOARTRITIS (RADANG SENDI), OSTEOPOROSIS (KERAPUHAN SENDI), GOUT ARTRITIS (GANGGUAN SENDI KARENA ASAM URAT) yang diberikan diruang tunggu pasien dan keluarga sembari menunggu antrian mendapatkan pelayanan kesehatan di poliklinik penyakit dalam serta poliklinik geriatri.

(Baca Juga : Promkes RSUD Kapuas Lakukan Penyuluhan Kesehatan tentang Kehamilan Normal dan Tanda Bahaya Kehamilan)

dr. I D A begitu beliau disapa, memaparkan Osteoartritis adalah sakit pada radang sendi yang disebabkan pengapuran radang sendi hingga menyebabkan kerusakan tulang rawan sendi. Umumnya diderita pada pasien usia lanjut kisaran lebih dari 50 tahun berupa kaku sendi di pagi hari, berbunyi (krepitus), nyeri ketika ditekan, hingga pembesaran pada bagian sendi lutut. Faktor resiko disebabkan oleh usia, kegemukan, cedera, dan keturunan.

Ditambahkan beliau tentang hal yang dapat dilakukan bagi penderita osteoartritis adalah tetap aktif bergerak, hindari gerakan yang bisa mencetus nyeri, diet dengan menjaga berat badan dan nutrisi sehat, serta latihan fisik rutin. Latihan fisik yang bisa dilakukan untuk mencegah osteoartritis adalah jalan sehat, berenang, latihan otot lutut, konsumsi suplemen sendi atas anjuran dokter, memilih alas kaki yang benar, serta apabila mengalami bengkak, deman, dan nyeri yang hebat segera ke dokter.

Selanjutnya untuk penyakit Osteoporosis adalah penyakit kerapuhan tulang, dimana 1 dari 2 wanita dan 1 dari 5 pria memiliki resiko patah tulang akibat osteoporosis. Patah tulang dapat terjadi pada tulang punggung, pinggul, pergelangan tangan, pergelangan kaki, tulang pangkal paha, dan tulang rusuk. Terjadi perubahan mikro arsitekstur tulang, dimana massa tulang turun mengalami penurunan kekuatan tulang, dan resiko patah tulang menjadi meningkat.

"Faktor resiko dari osteoporosis dibagi dua, antara lain (yang tidak dapat) diubah seperti, Riwayat keluarga, Jenis kelamin perempuan, Usia, Ras Asia & Kaukasia, Menopause, dan Ukuran badan. Sedangkan (yang dapat diubah) seperti, Kurang aktifitas fisik, Asupan Kalsium rendah, Kekurangan protein, Kekurangan paparan sinar matahari, Kurang asupan vitamin D, Asupan Kafein tinggi, Asupan alkohol, Kebiasaan merokok, Hormon Estrogen rendah, dan Meminum beberapa jenis obat (misalnya steroid). Faktor resiko dari segi nutrisi, antara lain akibat Kurang estrogen gangguan haid, menopause (Estrogen meningkatkan penyerapan kalsium), Merokok, Alkohol, kafein berlebihan, Serat berlebihan, Kalsium rendah, Vitamin D rendah, Protein tinggi, dan diet tidak seimbang," ujarnya.

Tips Pencegahan Osteoporosis antara lain Hindari faktor2 resiko, dengan gaya hidup sehat sejak anak-anak, Latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur terutama dengan pembebanan, Cukup aktivitas fisik dan sinar matahari, Diet seimbang, kalsium dan nutrisi tulang yang cukup pada semua umur, Untuk mengurangi kehilangan massa tulang pasca menopause mungkin perlu obat, dan Atasi osteoporosis dengan postur tetap tegak.

Selanjutnya Penyakit Gout Artritis adalah penyakit radang sendi karena asam urat. Gout adalah penyakit metabolisme purin yang ditandai oleh peningkatan kadar asam urat (uric acid) dan deposisi urat (umumnya berbentuk kristal) di dalam sendi dan jaringan lainnya. Penyebab Gout merupakan akibat dari akumulasi yang berlebihan asam urat (monosodium urate crystals) yang selanjutnya terdeposisi di dalam tubuh.

Faktor resiko penyakit Gout Artritis adalah akibat Penuaan, Laki-laki, Kadar asam urat tinggi, Riwayat keluarga, Tekanan darah tinggi, Kegemukan, Konsumsi alkohol, Gangguan ginjal, dan Trauma. Tahapan Gout Artritis antara lain, Asam Urat Tinggi (Tidak ada gejala), Serangan Akut (Gejala : radang sendi, nyeri bengkak), Periode interkritikal (Tidak ada gejala), dan Gout Artritis Fase Lanjut (Gejala peradangan sendi yang konstan, muncul tofus).

"Terapi untuk mengatasi Gout berupa Obat antigout, NSAID (anti peradangan), Analgesik (anti nyeri), dan Terapi non obat-obatan seperti Menghindari kegemukan, Menghindari alkohol, Diet rendah purin (diet rendah asam urat), Kompres es atau panas untuk menurunkan proses inflamasi, Istirahatkan sendi yang terkena, dan Latihan ROM secara hati-hati: apabila serangan akut telah membaik," pungkasnya mengakhiri penyuluhan kesehatan. (PromkesRSUDKps/Popo Subroto,SKM,M.I.Kom/hmskmf)

Share: