Berpikir Sebelum Menulis

Kontribusi dari OPR. KIP KOMINFO_1, 29 Januari 2019 13:50, Dibaca 309 kali.

leh

Dr. Rusma Noortyani, M.Pd.

(Baca Juga : Wabup Apel Bersama dengan Pegawai Dinas Pertanian )

Dosen FKIP ULM/Ketua Yayasan Nur Amalia

 

Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan memberi komentar, memberi umpan balik secara terbuka, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Dengan berkembangnya internet menjadikan media sosial sebagai alat komunikasi yang digunakan oleh pengguna dalam proses sosial. Kehadiran media sosial menyebabkan setiap orang dapat membuat laman situs pribadi dan terhubung dengan orang lain yang tergabung dalam media yang sama dengan tujuan berbagi informasi dan berkomunikasi. Ada tiga bentuk bersosial, seperti pengenalan, komunikasi, dan kerja sama yang dilakukan melalui media ini. Dengan demikian, penggunaan media sosial erat hubungannya dengan cara kita bersosialisasi, berteman, dan berinteraksi.

Pengguna media sosial mengunggah seputar kegiatan pribadi, curahan hati, serta foto bersama keluarga dan teman-teman. Hal ini menjadikan seseorang aktif dalam berperilaku secara bersama-sama, walaupun dalam situasi daring. Sikap seseorang yang berkaitan dengan topik aktivitas penggunaan media sosial, seperti swafoto, cyberwar, belanja daring, personalisasi diri pengguna, dan budaya share sudah mewarnai. Seyogianya media sosial digunakan untuk hal-hal positif yang dapat merekatkan keluarga, kerabat, dan rekan-rekan sejawat. Sebaliknya, sikap kita juga harus menanggulangi sisi negatif media sosial. Cara yang ditempuh dengan melakukan cek, ricek, literasi kritis, berpikir cerdas, dan bertanggung jawab dalam mengelola akun media sosial masing-masing. Untuk mewujudkan hal ini dapat dilakukan dengan memfilter pertemanan. Artinya, kita tidak asal menambahkan atau menerima pertemanan yang akan membawa efek negatif. Selain itu, untuk melindungi diri dari tindakan kejahatan, seperti penculikan atau pemerasan yang bermula dari media sosial. Cara berikutnya dengan memikirkan dahulu sebelum membuat status. Seharusnya tidak membuat status yang memancing orang lain untuk merespon negatif. Sebenarnya banyak hal bermanfaat yang dapat dijadikan status.

Cara terbaik yang dilakukan adalah kritis terhadap konten yang diterima. Sebaiknya mengomentari sesuatu hal, topik, dan masalah dengan memahami dulu isinya secara komprehensif dan tidak sepotong-potong. Harapan pengguna media sosial beropini dan mengeluarkan pendapat dengan berpijak pada fakta sebenarnya dan data yang sahih. Cara menyampaikan isinya pun jangan sampai mengecewakan bahkan menyakiti orang lain. Sebaiknya pergunakan bahasa yang sopan, efektif, dan efisien dan hindari kata-kata kasar. Saat berkomentar sepatutnya mengetahui tentang permasalahan yang ada. Pengguna media sosial jangan sekedar ikut-ikutan berkomentar. Semestinya media sosial sebagai sarana untuk berbagi kebaikan, optimisme, kebahagiaan, saling tolong-menolong, dan saling menghargai.

Saat berlama-lama berselancar di dunia maya memudahkan pengguna media sosial untuk berbagi ide, saran, pandangan, aktivitas, informasi, acara, kegiatan, ajakan, dan ketertarikan di dalam jaringan individu. Media sosial dimanfaatkan untuk menghimpun keluarga, saudara, dan kerabat yang tersebar. Dengan kata lain, media ini berperan untuk mempertemukan kembali kerabat yang jauh dan sudah lama tidak bertemu. Media sosial menjadikan penggunanya sebagai kreator dan aktor untuk beraktualisasi diri. Dalam konten media sosial terdapat sejumlah aspek fungsional seperti identitas, berinteraksi, berbagi, menjadikan eksis, membuat relasi, bereputasi, dan membuat grup. Kearifan dalam pemakaian media sosial harus diperhatikan karena apabila kontennya melanggar kepatutan, etika, nilai-nilai dalam masyarakat, budaya, dan norma hukum. Pengguna media sosial mengecek kebenaran konten dan informasi suatu berita atau kejadian sebelum menyebarkannya kembali melalui media sosial. Apabila pengguna media sosial hendak ikut menyebarkan kembali suatu informasi, sebaiknya mengecek kebenaran informasi itu melalui tautan akun-akun berita dan informasi yang valid.(syatkmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta