Promkes RSUD Kapuas Lakukan Penyuluhan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut

Kontribusi dari RSUD KAPUAS, 27 Februari 2019 09:00, Dibaca 1,025 kali.

KUALA KAPUAS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kapuas melakukan penyuluhan kesehatan / promkes tentang Kesehatan Gigi dan Mulut, yang pada kesempatan itu disampaikan langsung oleh drg. Luluk Nurhayati, selaku Dokter Gigi Madya RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, beserta Tim PKRS, yang mana Penyuluhan Kesehatan tersebut merupakan kegiatan rutin Promosi Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS), Rabu (27/02).

drg. Luluk menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, dimana seseorang yang kurang menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat berakibat atau menyebabkan berbagai penyakit yang serius. Gigi merupakan  salah satu bagian yang sangat penting pada tubuh manusia, jika gigi bermasalah (sakit gigi) maka akan mengalami kesulitan berbicara, makan  dan menyebabkan terganggu aktivitas sehari-hari.

(Baca Juga : RSUD Lakukan Penyuluhan Istitha'ah Kesehatan Jamaah Haji )

Jika kita mengabaikan kesehatan gigi dan mulut, maka akan menjadi sarang kuman di dalam rongga mulut yang dapat berakibat kerusakan gigi. Kerusakan gigi diawali dengan proses terjadinya karies dan peradangan yang berawal dari sisa-sisa makanan yang dibiarkan sehingga lama kelamaan akan terjadi pembusukan dimana kuman yang ada di rongga mulut (Lactobacillus acidophillus) mengubah sisa makanan menjadi asam.

Selain efek yang ditimbulkan kuman juga terdapat bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi yaitu Streptococcus mutans, bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada jaringan gusi sehingga bisa masuk ke aliran darah yang dapat berakibat lanjut menyebabkan peradangan di bagian tubuh lain, seperti ginjal, persendian, sakit kepala yang berkepanjangan dan organ tubuh lainnya.
Disamping itu fungsi estetika gigi dan mulut juga terganggu akibat kurangnya kesehatan gigi dan mulut.

Penyakit dan kelainan pada gigi dan mulut contohnya Gigi lubang / karies, Penyakit pada gusi, Penyakit pada jaringan lunak, Karang gigi, dan Karies gigi. Gigi berlubang / karies adalah kerusakan yang disebabkan oleh bakteri dalam plak. Faktor yang mempengaruhi gigi berlubang adalah karies gigi, plak, makanan, dan waktu. Akibat dari gigi berlubang, yaitu Bila tidak dirawat, lubang akan tambah besar, Menyebabkan gusi bengkak dan adanya nanah, Rasa nyeri pada gigi, Bau mulut, Gigi akan lepas sebelum waktunya sehingga sulit mengunyah, dan Penyakit pada gusi.

Gusi adalah jaringan lunak disekitar mahkota gigi yang melindungi jaringan pengikat gigi. Warna gusi diantaranya Kemerahan , kehitaman atau kecoklatan karena zat pigmen di dalam gusi. Kelainan pada Gusi, seperti Radang gusi ( gingivitis ) warna lebih merah dari biasanya dan mudah berdarah ( terjadi karena plak , karang gigi ), Gusi tertembus gigi susu, dan Pembengkakan (infeksi gigi). Sedangkan Penyakit pada jaringan lunak misalnya Kelainan Pada Lidah.

Dijelaskan pula tentang Lidah normal mempunyai ciri warna merah muda, tidak ada kelainan yang terlihat secara umum, tidak ada keluhan nyeri, perih panas dan lainnya. Kelainan pada permukaan lidah dapat dilihat dengan pewarnaan seperti Putih, kehitaman/ coklat, kemerahan,
pucat ( karena jamur, rokok, radang, obat atau anemia), Benjolan ( tumor, kista, kanker ). Keluhan yang terjadi nyeri , panas , luka ( karena alergi, demam, herpes, sifilis , tuberkulosis ).

Selaput pipi bagian dalam, apabila normal berwarna merah muda tidak ada keluhan(nyeri, luka, panas, benjolan). Apabila kelainan terdapat Luka ( sariawan , terbakar ), Bercak putih ( lichen planus, sifilis ), Warna kehitaman coklat ( Perokok ), Radang akibat infeksi gigi. Untuk Karang Gigi / kalkulus adalah endapan mineral di permukaan gigi. Ditandai dengan permukaan yang kasar dan tampak noda di permukaan gigi. Sedangkan Plak adalah Endapan lunak yang tidak berwarna dan melekat erat pada permukaan gigi. Terbentuk dari air ludah, sisa makanan yang halus, serta kuman. Dapat dibersihkan dengan sikat gigi dan tidak bisa hilang hanya dengan berkumur.

"Pencegahan kelainan gigi dan mulut dapat dilakukan dengan mengendalikan keempat faktor yang berperan, yaitu dengan cara Menyikat gigi minimal 2 kali sehari, Pemberian Fluoride untuk memperkuat gigi, Mengurangi makanan yang manis dan lengket, makan makanan berserat spt buah & sayuran, hindari makanan manis dan lengket juga makan di antara 2 waktu makan. Sesudah makan makanan tersebut, perlu berkumur atau sikat gigi, Makan dengan Menu sesuai 4 sehat 5 sempurna. Kelengkapan gizi agar diperhatikan antara lain, Vit D Kekokohan tulang dan gigi, Kalsium Kuatnya terhadap kerapuhan, Fluor Ketahanan gigi terhadap asam, Vit C Ketahanan gusi terhadap iritasi dan Ke dokter gigi (Kontrol secara teratur ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali)," pungkasnya. (RSUD/hmskmf)

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta