Persaingan Bukan Kerjasama

Kontribusi dari OPR. KIP KOMINFO_1, 11 April 2019 15:28, Dibaca 375 kali.

Oleh

Dr Rusma Noortyani MPd

(Baca Juga : Hasil Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Kab. Kapuas)

Dosen FKIP ULM/Ketua Yayasan Nur Amalia

 


Seorang siswi SMP di Pontianak Kalimantan Barat dikeroyok oleh sejumlah siswi SMA. Berita peristiwa ini mencuat dan telah dilansir sejumlah media. Korban dikeroyok dan dianiaya secara berkelompok. Kasus yang melibatkan peserta didik putri itu pun mendapat perhatian dari masyarakat. Penganiayaan dilakukan secara berkelompok ini mengingatkan bahwa seharusnya kerjasama dalam kelompok dilakukan untuk hal yang positif, seperti belajar berkelompok. 

Penerapan belajar kelompok dapat dilakukan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar. Pratikno (2012) memaparkan bahwa belajar kelompok adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan logis dan sistematis yang dilakukan oleh beberapa orang dengan memiliki kemampuan untuk berbuat dengan kesatuannya agar memperoleh perubahan tingkah laku dan belajar menjadi lebih efektif. Belajar dalam suatu kelompok akan memberikan dampak kepada peserta didik yang berada di dalam kelompok tersebut. Harapannya setiap anggota dalam kelompok tersebut belajar secara sungguh-sungguh, berdiskusi, dan saling bekerjasama dalam menyelesaikan masalah.

Belajar kelompok merupakan proses penerimaaan pengetahuan yang dilakukan oleh sekumpulan individu yang melakukan suatu kegiatan secara logis dan sistematis untuk proses terjadinya perubahan tingkah laku melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan. Proses penerimaan pengetahuan baru atau penerimaan informasi kepada peserta didik tidak semudah yang dibayangan. Ada beberapa faktor yang menentukan suatu pembelajaran dapat berhasil dalam proses belajar mengajar. Syah (2011) menerangkan faktor tersebut meliputi faktor internal (faktor dari dalam diri peserta didik), faktor eksternal (faktor dari luar peserta didik), dan faktor pendekatan belajar. Faktor internal merupakan keadaan atau kondisi jasmani dan rohani peserta didik. Faktor eksternal merupakan kondisi lingkungan di sekitar peserta didik. Faktor pendekatan belajar, yakni jenis upaya belajar peserta didik yang meliputi strategi dan metode yang digunakan untuk melakukan kegiatan materi-materi pembelajaran yang ada di sekolah.

Adanya belajar dalam suatu kelompok dapat meningkatkan nilai kerjasama, kekompakan, partisipasi aktif peserta didik, keintensifan peserta didik, kemampuan akademis, rasa percaya diri, dan keterampilan dasar dalam hidup. Belajar dalam suatu kelompok dapat diterapkan dalam mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Guru dapat lebih memperhatikan peserta didik sebagai individu dalam mengembangkan bakat kepemimpinan dan keterampilan berdiskusi. Selain itu, guru juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menghargai pendapat orang lain.

Manfaat adanya belajar bersama dalam kelompok dikemukakan Harsanto (2007). Manfaat tersebut, antara lain: pertama, membentuk kerjasama antarpeserta didik. Adanya saling bekerjasama dalam satu kelompok akan tertanamkan nilai bahwa saling membantu dalam kebaikan itu merupakan hal yang sangat baik. Kedua, membentuk keakraban dan kekompakan dalam kelas. Adanya belajar bersama dalam kelompok akan membantu peserta didik saling mengenal, memperhatikan, dan membantu teman sekelas. baik sebagai anggota kelompok kecil maupun anggota dalam seluruh kelas. Ketiga, menumbuhkan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam hidup. Keterampilan yang dimaksud seperti sikap mendengarkan, menerima pandangan orang lain, berkomunikasi secara efektif, menyelesaikan konflik, dan bekerjasama untuk mencapai tujuan yang baik secara bersama. Keempat, meningkatkan kemampuan akademis, rasa percaya diri, dan sikap positif terhadap sekolah. Kelima, mengurangi atau bahkan menghilangkan aspek negatif kompetisi. Hal ini dapat ditekankan bahwa persaingan bukanlah kerjasama.(syatkmf)


 

Kontak Kami


Kantor

Sekretariat : Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas(Kantor Dinas Kominfo Kab. Kapuas)

Telpon
(0513) 201010 -- Fax (0513) 201010 HP. 0852 5196 1352

Email
ppid@kapuaskab.go.id

Website
kip.kapuaskab.go.id


Peta